RSS

Profil PPS Salafiah ‘Ula


DATA PENYELENGGARA PROGRAM WAJARDIKDAS 9 TAHUN

PPS. SALAFIYAH ‘ULA AL-I’TISHAM

Penyelenggara                               : PONDOK PESANTREN AL-I’TISHAM

2. NSPP                                            : 042340308012

3. Pimpinan Pondok                           : Said Syamsul Huda

4. Nama Program                               : Wajardikdas 9 tahun / PPS ULA AL I`TISHAM

5. No SK Pendirian                             : Kd.12.03/-/PP.007/686.a/2009

6. Penanggung Jawab Program     : Muhamad Suprapto, S.Pd.I

7. Hari / Waktu belajar                   : Senin – Sabtu

8. Alamat Lokasi                           : Gg Wijaya Kusuma 140, Kepek 1, Kepek, Wonosari Gunungkidul DIY

9. Jumlah Peserta Belajar            : 31 orang

10. Tenaga Pendidik                       : 10 orang

11. Sarana Belajar Mengajar   : Milik Sendiri

I.          Sejarah Berdiri Pondok Pesantren.

Pondok Pesantren Salafiyah Ula Al I’tishom didirikan pada tahun 2009 yang merupakan salah satu amal usaha pondok pesantren al I’tishom. Didirikannya PPS Ula Al I’tishom dilatarbelakangi rasa keprihatinan terhadap pergaulan hidup anak-anak seusia SMP dan SMA yang semakin tidak mengenal nilai-nilai dan norma agama, oleh karena itu dengan dorongan berbagai pihak khususnya masyarakat yang mengkhawatirkan agama putra-putrinya, mendorong pondok pesantren al I’tishom untuk menyelenggarakan pendidikan dasar untuk membekali dan membentengi putra-putrinya sejak dini dengan ilmu agama dan pembiasan ibadah serta akhlaq islami.

II.        Profile Kyai / Pengasuh / Pengajar.

Pondok Pesantren Al I’tishom didirikan oleh Kyai Haji Thoharudin Masyhuri,  B.A  beserta putra putrinya yang berjumlah 15 anak, diawali dengan mendirikan Yayasan Islam Al I’tishom. Beliau seorang pegawai negeri di Kantor Departemen Agama Gunungkidul yang sangat memberikan perhatian dalam dakwah dan pendidikan, beliau banyak memberikan santunan dan biaya pendidikan kepada anak-anak putus sekolah karena kesulitan biaya. Pada saat ini amal usaha Yayasan Al I’tishom yang meliputi MTs Al I’tishom, MA Al I’tishom, SMK Mardhotulloh, PP Tahfidzul Qur’an Putri, PPS Ula dan beberapa TKIT di Gunungkidul dikelola dan dilanjutkan oleh putra-putrinya.

Pondok Pesantren Al I’tishom sebagai lembaga Pendidikan dan Dakwah selalu bekerjasama dan berusaha memberikan manfaat kepada masyarakat dengan usaha-usaha sosial antara lain : sumbangan pendidikan bagi fakir miskin dan anak-anak yatim, bekerjasama dengan masyarakat dalam usaha ekonomi, penyaluran zakat dan hewan qurban, bakti sosial, dan sebagainya.

Pondok Pesantren Al I’tishom mengharapkan seluruh santri dan warganya dapat meraih kesuksesan hidup dunia dan akherat, oleh karena itu di Pondok Al I’tishom santri diberikan pendidikan ilmu-ilmu umum sekaligus life skill, keterampilan hidup seperti usaha peternakan ayam dan sapi, usaha produksi pengolahan hasil pertanian, keterampilan menjahit, komputer, dan lain sebagainya. Diharapkan dengan ilmu umum tersebut para santri siap menghadapi persaingan hidup dengan selalu berpegangteguh dengan ilmu agama, ibadah dan ketaqwaan yang ditanamkan di pondok.

III.      Kondisi masyarakat sekitar Pondok Pesantren.
1. Letak Geografis PP.

PP Al I’tishom dengan PPS Ula Al I’tishom terletak di kota Wonosari yang merupakan kota kabupaten Gunungkidul, tepatnya di desa Kepek, Wonosari, di sebelah barat Kantor Bupati Gunungkidul sekitar I km. Kabupaten Gunungkidul sendiri merupakan bagian dari D.I Yogyakarta. Sebagaimana namanya, gunungkidul merupakan daerah perbukitan yang sering disebut dengan bukit seribu, terbagi menjadi tiga zone: zone utara yang merupakan daerah perbukitan, zone tengah yang relatif datar dan zone selatan yang juga merupakan perbukitan yang bertemu dengan laut selatan.

Pondok Pesantren Al I’tishom sendiri terletak dibagian zone tengah, melihat kondisi geografisnya, yang terdiri perbukitan kapur menjadikan sebagian besar wilayah gunungkidul rawan kekurangan air.

2. Kondisi Ekonomi Masyarakat Sekitar

Secara Ekonomi masyarakat sekitar Pondok Pesantren Al I’tishom, mengandalkan pencaharian di bidang pertanian tadah hujan, sehingga dimusim kemarau masyarakat beralih pekerjaan sebagai tukang, kuli bangunan, pedagang kecil, dan sebagainya. Diwilayah kota wonosari yang penduduknya banyak pendatang, mereka bekerja sebagai pegawai, guru dan pedagang. Secara umum kondisi ekonomi masyarakat di sekitar pondok masih dilevel menengah kebawah, hal inilah yang kadang menjadikan mereka kurang memperhatikan pendidikan.

3. Kondisi Sosial Masyarakat Sekitar

Hubungan Sosial Kemasyarakatan berjalan dengan baik. Dengan kondisi yang heterogen, perbedaan status sosial, jenjang pendidikan, kondisi ekonomi, keyakinan, keagamaan, hubungan sosial bisa berjalan dengan tenteram, saling memahami, menghormati dan tepo seliro.

4. Kondisi Keberagamaan.

Mayoritas penduduk gunungkidul adalah muslim, hanya saja mayoritas tingkat pemahaman dan pengalaman agamanya masih rendah. Walaupun demikian, patut disyukuri mulai muncul dan maraknya semangat orang tua untuk memasukkan putra-putrinya dijalur pendidikan keagamaan, karena keprihatinan mereka terhadap kondisi pergaulan generasi muda. Kondisi keberagamaan yang demikian menjadi tantangan dan cambuk bagi pondok pesantren al I’tishom untuk lebih berperan dan aktif dalam pembinaan masyarakat muslim.

5. Kondisi Pendidikan Masyarakat Sekitar, sehingga perlunya Wajar Dikdas

Dilingkungan masyarakat kota wonosari, kesadaran akan pentingnya pendidikan sudah cukup baik, bahkan banyak orang tua yang mulai mengarahkan putra-putrinya pada ssekolah yang berbasis agama. Hal inilah yang juga menjadi faktor pendorong diselenggarakannya PPS Ula Al I’tishom, sementara itu di wilayah pedesaan, kesadaran akan pendidikan masih rendah, banyak tamatan SD yang sudah tidak melanjutkan lagi, apalagi kesadaran sekolah agama. Realitas inipun menjadi sasaran garap PPS Ula Al I’tishom.

IV.     Penyelenggaraan Program Wajar Dikdas

 1. Visi, Misi dan tujuan penyelengaraan wajardikdas

Visi : Menjadi lembaga pendidikan islam yang profesional, unggul, mandiri dan terpercaya serta memberikan pelayanan optimal dalam penanaman nilai-nilai islam sesuai manhaj Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Misi : – Mendidik santri dengan ilmu Syar’I yang berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah dengan mengikuti manhaj Ahlussunnah wal jama’ah

–  Membentuk Generasi Islam yang berakhlaq mulia, beribadah benar, mandiri, giat bekerja, tanggap terhadap lingkungan dan iltizam terhadap agamanya.

–  Menjadi lembaga Pendidikan Islam yang terpercaya dan bermanfaat bagi umat.

2. Kondisi sarana dan prasarana.

Dalam usia yang sangat muda, memasuki tahun kedua PPS Ula Al I’tishom masih menggunakan rumah yang merupakan rumah pendiri pondok KH Thoharudin Masyhuri yang diperuntukkan sebagai kelas, ruang kepala, ruang guru dan tu, perpustakaan, kamar tidur dan ruang ibadah.

Sumberdana Pembiayaan PPS Ula Al I’tishom berasal dari bantuan pemerintah, infak wali dan subsidi dari Yayasan Al I’tishom, alhamdulillah pada saat ini mendapatkan wakaf tanah seluas kurang lebih 2000 m2, yang sedang dalam persiapan pembangunan.

3. Kondisi santri, nama santri, asal santri, kegiatan santri sehari-hari, jumlah santri peserta wajardikdas.

Kondisi santri PPS Ula Al I’tishom berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda, dan dari kalangan ekonomi menengah kebawah, sehingga dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari masih membutuhkan bantuan dari pihak lain.

4. Organisasi Kelembagaan / struktur organisasi, penanggung jawab program / susunan pengurus.

Susunan Pengurus Pondok Pesantren Salafiyah Ula Al I’tishom tahun 2010/2011

Penasehat                               : Said Syamsul Huda (Mudir Pondok)

Penanggung Jawab Program  : Muhamad Suprapto, S.Pd.I

Bendahara                              : Syarif Hidayatullah, S.Pd.I

Pendidikan dan Pengajaran    : Puspita Rachmawati, S.H.I, Durotul Yatimah

Humas                                     : Jaryono

TU                                            :  Hafidz Raga

5. KBM Wajardikdas  memuat sistem/ metode pembelajaran, tenaga pendidik, kurikulum dan sumberbelajar serta waktu pembelajaran.

KBM PPS Ula Al I’tishom dilaksanakan mengacu kepada kurikulum program salafiyah yang dikeluarkan Kementerian Agama, dengan buku pegangan menggunakan buku-buku SD Unggulan yang diterbitkan Yayasan Al Sofwa, sistem pembelajaran dilaksanakan secara klasikal baik in door maupun out door. Santri melaksanakan pembelajaran di kelas maupun di luar kelas, seperti di masjid, di  lapangan, rihlah kepantai maupun kunjungan silaturohmi kepada wali-wali santri. Tenaga pendidik berasal dari berbagai perguruan tinggi dan juga melibatkan Ustadz dan Ustadzah pondok Al I’tishom. Waktu pembelajaran dilaksanakan mulai jam 07.30 s/d 16.00, selama 6 hari dalam sepekan, adapun selain itu untuk muroja’ah, belajar mandiri dan kegiatan harian santri.

6. Pogram Pengembangan Wajar Dikdas seperti menjalin kerjasama dengan instansi terkait, faktor yang mendukung dan menghambat program wajardikdas.

Dalam upaya mengembangkan program wajardikdas PPS Ula Al I’tishom bekerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan islam baik yang ada di Yogyakarta ataupun diluar Yogyakarta, seperti Divisi Pendidikan yayasan As Sofwa Jakarta, SDIT Daar Adz Dzikr Sukoharjo, dan lembaga-lembaga lain yang diwujudkan dalam study banding, pengembangan kurikulum, bantuan sarana dan sebagainya.

 

One response to “Profil PPS Salafiah ‘Ula

  1. aisy ummu hamam

    28 April 2012 at 9:12 am

    assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barokatuh … syukron atas dimuatnya profil pps ula ….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: