RSS

Arsip Kategori: Firqoh

SEKILAS DATA SYIAH DI INDONESIA_Waspadalah !!!

SYIAH MERUPAKAN ANCAMAN YANG SAMA BESARNYA SEPERTI ANCAMAN ZIONIS BAGI UMAT ISLAM, OLEH KARENA ITU, PERLU BAGI KITA UNTUK MENGETAHUI SEJAUH MANA PERAN DAN PENYEBARAN MEREKA DI TENGAH-TENGAH KITA, AGAR KITA SELALU WASPADA DAN BERHATI-HATI TERHADAP BAHAYA DAN MAKAR YANG KELAK SENANTIASA MEREKA LAKUKAN TERHADAP UMAT ISLAM.
BERIKUT DATA-DATA SYIAH DI INDONESIA YANG PATUT DIWASPADAI

Read the rest of this entry »

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 22 Maret 2012 in Firqoh, Khutbah Jum'at, Uncategorized

 

Tag: , , , ,

Ketika ummat Islam dibantai Syi’ah

 

  • Ketika Ummat Islam di Suriah dibantai rezim syi’ah, dan ketika Ummat Islam di Iran dibantai dan mengalami perlakuan diskriminatif oleh para penguasa syi’ah, saat itu pula di Indonesia misionaris syi’ah leluasa menjajakan paham sesatnya di radio, surat kabar, televisi, hingga ke perguruan tinggi Islam seperti UIN dan IAIN.
  • Kalangan syi’ah itu tidak perlu menunggu jadi mayoritas lebih dulu untuk menjadi penguasa di suatu kawasan, karena dalam posisi sebagai minoritas pun mereka bisa merebut kekuasaan dari tangan kaum Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama’ah). Salah satu sebabnya, mereka ditopang kekuatan negara-negara kafir yang memusuhi Islam.
  • Itulah sebabnya, meski di Indonesia penduduk berpaham syi’ah merupakan minoritas, namun mereka terlihat berani, tidak lagi malu-malu dan tidak lagi bertaqiyah. Kasus Sampang yang terjadi pada 29 Desember 2011 lalu, menunjukkan hal itu. Secara akal, bila tidak ada kasus Sampang, boleh jadi kewaspadaan Ummat Islam terhadap gerakan syi’ah yang sudah sedemikian berani dan nekat, tidak bangkit ke permukaan. Read the rest of this entry »
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 22 Maret 2012 in Firqoh

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

INILAH SYI’AH…….(Bagian 1)

FATWA-FATWA SESAT AGAMA SYI’AH


Abdullah bin Saba’ adalah seorang pendeta Yahudi dari Yaman yang pura-pura masuk Islam pada akhir kekhalifahan ‘Utsman radiallahu ‘anhu. Dialah orang yang pertama mengisukan bahwa yang berhak menjadi khalifah setelah Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam adalah Ali Shallallahu ‘AlaihiWasallam.

Tetapi pada abad ke-14, dimunculkanlah isu bahwa Abdullah bin Saba’ itu adalah manusia bayangan. Mungkin didorong oleh rasa tidak enak, karena timbul imajinasi bahwa ajaran Syi’ah itu berasal dari Yahudi.Tetapi itu merupakan fakta sejarah yang telah dibakukan,diakui oleh ulama-ulama Syi’ah pada jaman dahulu hingga sekarang. Sungguh keliru orang yang mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara Sunni dan Syi’ah, kecuali sebagaimana perbedaan yang terjadi antara madzhab yang empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali) dan masalah-masalah furu’iyah ijtihadiyyah! Ketahuilah bahwa Syi’ah adalah agama di luar Islam.Perbedaan antara kita kaum Muslimin dengan Syi’ah sebagaimana berbedanya dua agama dari awal sampai akhir yang tidak mungkin disatukan, kecuali salah satunya meninggalkan agamanya.Agar para pembaca mengetahui bashirah (yakni hujjah yang kuat dan terang naqliyyun dan aqliyyun) bahwa Syi’ah adalah dien/agama, maka di bawah ini kami tuliskan sebagian dari aqidah Syi’ah yang tidak seorang Muslim pun meyakini salah satunya melainkan dia telah keluar dari Islam.


1. Mereka mengatakan bahwa Allah Ta’ala tidak mengetahui bagian tertentu sebelum terjadi. Read the rest of this entry »
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2011 in Firqoh

 

Tag: , , , , , , , , ,

Menyingkap Konspirasi Terselubung Syi’ah Iran



Sejak bergulirnya revolusi Iran dibawah kepemimpinan Imam Khomeini, Iran berubah menjadi sebuah Negara digdaya di kawasan Arab. Kekuatan militer mereka berkembang pesat. Pun, mereka kerap melayangkan kritik tajam terhadap kebijakan-kebijakan barat yang diskriminatif, dimana hanya negara- negara yang bernyali yang bisa melakukan hal tersebut. Tak pernah gentar terhadap gertakan Negara adidaya AS seputar pengembangan teknologi nuklirnya.

Dan seringkali pula menunjukkan kepeduliannya atas negeri-negeri muslim yang lemah dan terjajah, walaupun hanya sekedar memberikan komentar pedas dalam forum-forum dunia. Dan begitu besar sikap permusuhannya terhadap Israel Yahudi yang telah banyak menelan jiwa kaum muslimin.

Sepak terjang Iran telah banyak menarik simpati kaum muslimin dunia. Pasca runtuhnya kekhilafahan Turki Utsmani, kaum muslimin telah kehilangan pelindungnya. Dan kini Iran muncul menentang kezhaliman dunia Barat (kafir) terhadap dunia Islam ditengah kebisuan dan ketidakberdayaan para pemimpin-pemimpin negeri Arab. Hmmm.. Apakah Iran akan menjadi bagian dari seri sejarah keperkasaan Islam?

Secara kasat mata memang seperti itulah adanya. Namun sejarah telah berkata lain tentang Iran yang berakidahkan Syiah Ghulat (Rafidhah). Lihatlah bagaimana syiah mempunyai andil atas terbunuhnya sahabat Rosululloh shalallohu alaihi wa sallam yang mulia, Ali bin Abi Thalib. Begitu juga pengkhianatan mereka atas Husein rodhiallohu ‘anhu. Dan tak akan hilang dari catatan sejarah bagaimana syiah berkonspirasi dengan pasukan Tar-Tar untuk mengkudeta kepemimpinan Harun Ar-Rasyid. Sejarah justru bertutur bahwa Syiah adalah musuh besar bagi kaum muslim sunni.

Lalu bagaimana dengan Syiah Iran saat ini? Tindak-tanduknya memang terlihat pro terhadap Islam, tapi wajib diketahui bahwa orang-orang syiah adalah orang-orang yang pendusta. Saat ini mereka berkata A, sedetik kemudian mereka berpaling akan berubah menjadi B. Hal ini karena mereka memasukkan dusta sebagai bagian dari akidah (taqiyah). (Al-kafi: 2/219)
Banyak fakta telah terungkap bahwa pada kenyataannya permusuhan Iran justru tertuju kepada Islam itu sendiri. Lihatlah di Ibukota Iran, Teheran. Silahkan Anda hitung berapa banyak Masjid-Masjid Sunni jika dibandingkan dengan Sinagog (tempat peribadatan orang-orang Yahudi) ?! Tidak ada satupun Masjid sunni berdiri disana, justru Sinagog bertebaran hingga lebih dari 45 buah! Padahal populasi muslim sunni di Iran adalah terbesar kedua setelah Syiah. Itu hanya secuil bukti ketimpangan amal perkataan dengan fakta lapangan. (sm)

Mungkin banyak juga yang belum tahu kalau Imam Khomeini memimpin Revolusi dari tempat pengasingannya di Perancis. Tapi pasti kaum muslimin tahu kalau Perancis dan AS adalah sekutu intim. Tentu ada permainan diantara mereka bertiga; Khomeini, Perancis dan AS (dalam hal ini CIA). Pun pada masa kekuasaannnya Khomeni, Iran telah bermesraan dengan AS dan Israel. Kita bisa ketahui hal ini dalam kasus skandal “Iran kontra”.

Dan mungkin tidak banyak orang tahu kalau yang memuluskan jalan Amerika untuk menyerang Irak yang mayoritas Sunni salahsatunya adalah Syiah Iran. Syiah Iran mengizinkan kapal induk Amerika memasuki wilayah perairan Teluk Persia Iran dan menjadikannya sebagai basis militer angkatan laut dan udara Amerika. Mereka juga memberikan bantuan berupa pemberian informasi intelijen ke AS. Seandainya memang Iran pro terhadap kaum muslimin tentunya hal itu tidak akan terjadi.

Adalah kenyataan yang tak dapat dipungkiri lagi bahwa Syiah memiliki kebencian yang mendalam kepada Sunni. Kita bisa dapati hal tersebut pada kitab-kitab rujukannya. Jika kita mau sedikit saja berusaha mencari informasi tentang hal ini, maka itu sudah cukup bagi kita untuk dapat menemukan sekian banyak bukti kekejaman syiah terhadap sunni. Mereka tega membantai 500 orang sunni yang berada dipenjara dengan cara merubuhkan penjara tersebut. Mereka tega membantai orang sunni hanya lantaran memiliki nama para sahabat yang mulia; Abu Bakar, Umar, dan Utsman . Mereka tega menggantung para ulama Sunni dengan tuduhan-tuduhan yang tak berbukti. Apakah seperti ini kelakuan pelindung umat?! Tidak, mereka hanya melindungi diri mereka sendiri sebagai syiah bukan sebagai bagian kaum muslimin sebagaimana yang kerap mereka gembar-gemborkan dihadapan publik.

Kini Iran tengah berusaha mengekspor revolusinya ke berbagai negara, terutama wilayah Arab. Di Libanon, Suriah dan Bahrain, Syiah telah menancapkan ideologinya. Mereka berusaha menguasai Negara-negara terusan Suez dengan maksud agar mempermudah suplai senjata kepada pejuang-pejuang mereka. Mereka telah masuk ke Eritrea yang miskin, dan sedang menuju ke gerbang laut merah yang mengontrol terusan Suez. Dari sini Iran dapat mengancam Yaman dan Arab Saudi dan meneruskan persenjataannya ke Sudan dan Mesir Setidaknya itulah yang dikatakan oleh mantan panglima perang dan Ahli Strategi Mesir, Hussam Sweilem. Masih menurut Hussam Sweilem, bahkan Syiah Iran memiliki departemen tersendiri di kementrian dalam negeri yang menangani program ekspor ideology syiah ke luar negeri. (erm)

Namun keberanian Syiah menentang hegemoni AS telah menawan sebagian kaum Sunni yang awam. Sungguh seandainya Syiah menjadi mayoritas di negeri ini, maka niscaya nasib kita akan serupa dengan nasib saudara-saudara kita di Iran. [hsm/syiahindonesia.com]

 

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2011 in Firqoh

 

Tag: , , , ,

INILAH PENGKHIANATAN KAUM SYIAH DARI ZAMAN ALI BIN ABI THALIB S/D SEKARANG

Berikut ini adalah sebagian kecil pengkhianatan-pengkhianatan kaum Syiah yang terjadi dari masa Ali bin Abi Thalib -radhiyallahu ‘anhu- s/d zaman sekarang :

1. Pengkhianatan mereka kepada Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib dan beliau menyatakan diri terbebas dari apa yang mereka lakukan. [1]

2. Pengkhianatan mereka kepada Hasan bin Ali, ketika orang Syiah menusuk pahanya dengan pisau, mereka menyebut Hasan sebagai penghina kaum Mukmin. [2]

3. Pengkhianatan mereka terhadap Husein bin Ali, yakni ketika mereka meminta beliau hadir di Kufah agar mereka membaiatnya. Kenyataannya mereka malah membunuh beliau. [3] Husein mendoakan keburukan bagi mereka, setelah melihat pengkhianatan mereka. [4]

4. Pengkhianatan yang dilakukan oleh seorang menteri yang berkeyakinan Syiah yakni Ali bin Yathqin pada masa Harun ar-Rasyid. Sebanyak 500 Muslim Ahlus Sunnah terbunuh ketika dia menghancurkan atap penjara, sehingga membunuh semua penghuninya. [5]

5. Pengkhianatan Daulah Fathimiyyah, yang berusaha menghancurkan as-Sunnah dan menebarkan alirah Syiah. [6]

6. Kelompok Syiah al-Qaramithah membunuh para jemaah haji, menghalalkan darah dan harta mereka. [7]

7. Pengkhianatan orang-orang Buwaihin, dan kekejian yang mereka lakukan terhadap Ahlus Sunnah. [8]

8. Pengkhianatan seorang menteri yang berkeyakinan Rafidhah, yakni Muayyiddin Abu Thalib, Muhammad bin Ahmad al-’Alqami ar-Rafidhi. Ia menyebabkan kaum Tartar memasuki Baghdad, ibukota Abbasiyyah. [9]

9. Kerjasama Rafidhah dengan kaum Tartar ketika mereka memasuki Damaskus, dan bekerja di bawah pemerintahan Tartar. [10]

10. Kaum Syiah Rafidhah meminta kaum Muslimin untuk menyerahkan diri kepada Hulaku, dan tidak memerangi mereka setelah memasuki kota Halb, tetapi mereka justru membunuh begitu banyak kaum Muslimin. [11]

11. Pengkhianatan Nashiruddin ath-Thusi ar-Rafidhi, dan peran yang dimainkannya ketika membunuh Ahlus Sunnah, merampas harta mereka, dan memusnahkan harta warisan pemikiran yang mereka miliki. [12]

12. Pengkhiantan kaum Syiah dan usaha mereka untuk membunuh seorang imam lagi pejuang yakni Shalahuddin al-Ayyubi –rahimahullah-. [13 & 14]

13. Pengkhianatan kaum Syiah terhadap pemerintah Bani Saljuk yang Sunnah, juga kerjasama mereka dengan kaum Salibis. [15]

14. Pengkhianatan Syiah Dua Belas Imam di Libanon (yakni Gerakan Amal) dan kerjasama mereka dengan kaum Salibis. [16]

15. Usaha ad-Daulah ash-Shafwiyyah [17] menghalangi Khilafah Utsamaniyyah ketika melakukan penaklukan di Eropa, juga kerjasama mereka dengan kaum Nasrani untuk melawan Khilafah Utsamaniyyah. [18]

16. Pengkhianatan Syiah Dua Belas Imam di negeri-negeri Teluk, dan kerjasama mereka dengan Salibis Irak, dengan dukungan ulama mereka, juga pemimpin spritual mereka seperti as-Syiastini dan al Hakim. [19] Sumber: “The Story of Hizbullah” karya Ali ash-Shiddiq hal.146-149, penerbit Darussunnah.

Note: [1] Lihat khutbah beliau kepada para sahabatnya dalam kitab Nahjul Balagah, tahqiq Muhammad Abduh, hal.148, Khutbah no.69

[2] Lihat kitab Biharul Anwar karya al-Maklisi (44/24), dan kitab Dalailul Imamah karya ath-Thabari (hal.64)

[3]Lihat kitab A’yanus Syiah karya Muhsin al-Amin (1/32)

[4] Lihat kitab al-Irsyad karya al-Mufid (2/110, 111) [5] Lihat kitab al-Anwar an-Nu’maniyyah (2/308) karya Nu’matullah al-Jazairi

[6] Banyak sekali, silahkan lihat kitab Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah(hal.47) karya Ammad Husain

[7] Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.63) karya Imad Husain

[8]Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.73) karya Imad Husain

[9] Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.81) karya Imad Husain, juga kitab Syaikh Salman Audah, yakni Daurusy Syiah fi Suquti Baghdad ‘ala Aidi Tatar

[10] Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.92) karya Imad Husain

[11] Silahkan lihat kitab Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.97) karya Imad Husain

[12] Silahkan lihat kitab Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.101) karya Imad Husain

[13] Umar bin Khaththab –radhiyallahu anhu– dan Shalahuddin al-Ayyubi, merekalah yang telah menaklukan baitul Maqdis dengan karunia Allah Azza wa Jalla, akan tetapi mereka di anggap kafir oleh Syiah Imamiyyah.

[14] Silahkan lihat kitab Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.109) karya Imad Husain

[15] Silahkan lihat kitab Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.117) karya Imad Husain

[16] Silahkan lihat kitab Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.145) karya Imad Husain

[17] Salah satu negeri Syiah, penj. [18] ash-Shafawiyyun wa Daulah Utsamaniyyah karya Alawi bin Hasan Athrahi

[19] Khiyanatus Syiah wa Atsaruha fi Hazaimil Ummah al-Islamiyyah (hal.167) karya Imad Husain Pengakuan Dubes Amerika untuk Irak tentang kerjasama mereka dengan Syiah: Dalam buku Problematika Umum di Irak karta Dubes Amerika juga hakim negeri Amerika untuk Irak, yakni Paul Premer, dijelaskan beberapa pengakuan berbahaya sekitar peran ulama Syiah Imamiyyah dalam membantu kekuatan Salibis Amerika ketika menjajah Irak, “Senantiasa beberapa orang dari kalangan Syiah marah, karena orang-orang Amerika belum campur tangan dalam menghentikan penyembelihan. Kendati demikian, para pemimpin Syiah, di antaranya Ayatullah al-Uzhma as-Siyistani, selalu mendorong para pengikutnya untuk bekerjasama dengan berkoalisi sesuai persetujuan yang telah disepakati, dan kita sama sekali tidak bisa mempertaruhkan diri dengan melepaskan kerjasama mereka.” Abdul Aziz al-Hakim (Ketua Majelis Tinggi Revolusi Islam di Irak) menuturkan, “Demikianlah katanya kepadaku sambil memandangku dari dekat dengan kacamatanya yang berwarna, “Katakanlah, wahai Pak Dubes, katamu bahwa beberapa perwira akan memimpin pasukan baru ini. Siapakah sebenarnya perwira itu?” [19] Jawabku dengan tetap menggunakan istilah Arab, ” Wahai Tuan, aku berjanji bahwa komandan pasukan yang pertama adalah seorang Syiah.” Kemudian dia berkata, “Dia telah menepati janjinya.”

[20] Untuk penjelasan lebih lengkap tentang sepak terjang  Syiah Rafidhah & Hizbullah pada zaman sekarang, silahkan antum baca buku “The Story of Hizbullah” karya Ali ash-Shiddiq, Penerbit Darussunnah. Semoga Allah ta’ala menyelamatkan kita dan kaum muslimin dari bahaya Syi’ah rafidhah

Sumber : alqiyamah.wordpress.com

1 Votes
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2011 in Firqoh

 

Tag: , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: