RSS

Arsip Kategori: Manhaj

Demonstrasi Bukan Metode Salafus Sholih

Bismillah,

Gejolak unjuk rasa atau demonstrasi yang saat ini sedang marak, mengundang komentar banyak pengamat. Sebagian mereka mengatakan : “Aksi unjuk rasa ini dipelopori oleh oknum-oknum tertentu.”

Adapula yang berkomentar : “Tidak mungkin adanya gejolak kesemangatan untuk aksi kecuali ada yang memicu atau ngompori.” Sedangkan yang lain berkata : “Demonstrasi ini adalah ungkapan hati nurani rakyat.”

Demikian komentar para pengamat tentang demonstrasi yang terjadi di hampir semua universitas di Indonesia. Sebagian mereka menentangnya dan menganggap para mahasiswa itu ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu. Sebagian lain justru mendukung mati-matian dan menganggapnya sebagai jihad. Read the rest of this entry »

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 Februari 2011 in Manhaj

 

Tag: , , ,

6 Prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah

Bismillah

Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah setiap orang dari manapun asalnya yang mengikuti ajaran Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya baik dalam hal keyakinan, amalan maupun ucapan.

Ada enam prinsip utama yang membedakan antara Ahlus Sunnah al Jamaah dan golongan lain.

Pinsip Ahlusunnah yang pertama:

Ikhlas dalam Beribadah

Ikhlas menurut arti bahasa: membersihkan atau memurnikan sesuatu dari kotoran. Sedangkan menurut istilah syar’i, ikhlas adalah membersihkan dan memurnikan ibadah dari segala jenis kotoran syirik. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 Februari 2011 in Manhaj

 

Tag: , , , , , , , ,

Download Audio: SIAPAKAH SURURI?? (Ust. Ali Musri) [PENTING & MANTAP !!]

Bagi Ikhwah yang biasa mengikuti kajian di majelis taklim manhaj salaf sudah tentu tidak asing di telinga mereka istilah sururi. Namun sayang sekali, istilah ini banyak disalah alamatkan untuk mencela sesama ahlussunnah. Tuduhan sururi pun gencar dilontarkan oleh sebagian kelompok yang juga mengaku Ahlussunnah kepada Ahlussunnah yang lain. Siapa Sururi dan bagaimana ciri-cirinya menjadi semakin kabur dari bahasan para Ulama, dan akhirnya menjadi tuduhan-tuduhan kosong tanpa bukti. Lalu bagaimanakah kita mengenal siapakah sururi dan siapa yang bukan ? dan bagaimana kita mewaspadainya ?

Jawaban yang sederhana dari pertanyaan ini adalah dengan kita belajar mengetahui bagaimana ciri-ciri Sururi, sehingga barangsiapa yang ada padanya ciri-ciri tersebut maka dialah sururi dan siapa yang tidak ada padanya ciri-ciri tersebut maka dia bukan sururi. Pada ceramah berikut ini akan dipaparkan tentang siapakah sururi dan kesalahan sebagian kelompok yang buta dalam menuduh sururi kepada sebagian ustadz ahlussunnah/ salafi yang lain.

Ceramah ini disampaikan oleh Ust. Dr. Ali Musri di Sidoarjo, pada tanggal 28 Februari 2010. Terima kasih kepada Akh Didit dan Akh Rama yang memberikan rekaman kajian ini kepada saya, Jazahumallah khoiron. Semoga bermanfaat. Barokallahu fik

Download Siapakah Sururi 01

Download Siapakah Sururi 02

Download Siapakah Sururi 03

Alternatif download

1.http://www.archive.org/download/SiapakahSururi/Ustadz_Ali_Musri_Siapa_Sururi_part1.mp3
2.http://www.archive.org/download/SiapakahSururi/Ustadz_Ali_Musri_Siapa_Sururi_part2.mp3
3.http://www.archive.org/download/SiapakahSururi/Ustadz_Ali_Musri_Siapa_Sururi_part3.mp3

4.

http://www.kajian.net/kajian-Audio/Ceramah/Ali%20Musri/Siapakah%20Sururi%3F

Barokallohu fiik

Sumber : Salafiyunpad.wordpress.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12 Maret 2010 in Manhaj

 

Tag:

Berhukum Dengan Selain Hukum Allah

Oleh Ust. Abu Muawiah

Berikut penyebutan nama beserta perkataan para ulama yang menyebutkan adanya rincian dalam masalah hukum orang yang berhukum dengan selain hukum Allah. Pada artikel yang telah berlalu (di sini) kami telah menyebutkan ucapan ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, Ibnu Jarir Ath-Thobary, Asy-Syaikh Al-Albany dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahumullah, dan berikut ucapan selain mereka:

1. Imam Ibnul Jauzy rahimahullah

Beliau berkata dakam Zadul Masir (2/366), “Pemutus perkara dalam masalah ini adalah bahwa barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa yang Allah turunkan karena juhud terhadapnya padahal dia mengetahui bahwa Allah menurunkannya, seperti yang diperbuat oleh orang-orang Yahudi maka dia kafir. Dan barangsiapa yang tidak berhukum dengannya karena condong kepada hawa nafsu tanpa juhud maka dia adalah orang yang zholim lagi fasik”. Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 20 Februari 2010 in Manhaj

 
 
%d blogger menyukai ini: